Sabtu, 11 Januari 2014

Kawan

Kawan,
Tahukah kamu berapa masa kita lewati bersama?
Aku tak ingin tahu hal itu,
Karna kamu selamanya bagiku

Bersamamu,
Tangisku menjadi tawa
Dukaku kan terpecah jadi bahagia
Air mata yang terlanjur jatuh
Tak akan berubah jadi nestapa

Terkadang di satu waktu
Prasangka pernah memisahkan kita
Amarah yang datang tiba-tiba
Tak kan mungkin bertahan lama

Ingantkan kawan
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang Aku, Kamu dan Kehidupan

Labirin Cinta

Seperti tersesat di dalam labirin
Indah memang tiada duanya
Ke kiri ke kanan tiada jalan
Hanya bayang diri yang nampak

Sepertinya cinta semua kurasa
Terasa semu walau nyata
Sungguh hebat kau buat semua
Labirin cinta yang kau buat

:Tak berujung seperti cinta

Penantian

Goresan tinta diantara senyuman rembulan
Memberikan sindiran manis diantara indah malam
kepada angin yang bebas berlari di padang rumput
Semakin kencang sakit terasa

Menikmati kaskada di gelap malam
Di tertawakan rumput sudah biasa
Tersipu maluku di tanya bintang
Mulut terkunci tak menjawab

Ternyata hati sudah menjawab
Menunggu matari yang tak kunjung datang